Menjelang akhir tahun 1940-an, Monsanto mulai menghasilkan
herbisida 2,4,5-T. Menurut Peter Sillis, penulis buku tentang dioksin, pada
saat itu para buruh Monsanto mulai mengeluhkan bermacam-macam gangguan
kesehatan (penyakit kulit, nyeri pada anggota tubuh, dan sebagainya). “Catatan
intern menunjukkan bahwa perusahaan itu mengetahui bahwa pekerja-pekerjanya
sakit, tetapi [Monsanto] menghapus bukti-buktinya,” tulisnya. Herbisida
itu juga telah menjadi barang yang lama dipertukarkan antara angkatan
bersenjata Amerika dan Monsanto. Angkatan bersenjata tertarik pada dioksin
karena ia melihatnya sebagai senjata kimia potensial.
Monsanto adalah salah satu penghasil dioksin
terbesar di dunia. Dokumen intern perusahaan itu yang dibuka tahun 1987
mengakui: “Kami menghasilkan dioksin lebih banyak dari pihak mana pun” J. Greer and Al.: “Greenwash, The Reality
Behind Corporate Environmentalism, Third World Network, 1996
Kegiatan-kegiatan itu telah membawa Monsanto pada serangkaian
skandal yang berkaitan dengan pembuangan dioksin ke lingkungan. Pada tahun
1949, meledaknya pabrik Nitro Monsanto, di Virginia Barat, menimbulkan gangguan
akibat pencemaran dioksin kepada para pekerja. Tahun 1982, kota Times Beach
yang berdekatan dengan pabrik-pabrik Monsanto, harus dievakusi secara
keseluruhan, karena tingkat polusinya yang terlalu tinggi. Penduduk Times Beach
telah menunggu 11 tahun untuk evakuasi mereka, sementara sudah diketahui 8
tahun lamanya bahwa dioksin merupakan sumber kontaminasi itu. Laki-laki dan
perempuan jatuh sakit, hewan-hewan mati.
Tetapi penyelidikan terhadap sebab-sebab kontaminasi tidak pernah
berhasil, Monsanto bersumpah bahwa dioksin itu bukan milik mereka, tetapi milik
perusahaan kimia di dekatnya. Di bawah presiden Ronald Reagan, penanggung jawab
polusi Times Beach mendapat perlindungan dari yang berkuasa. Pers mengungkap
bahwa Gedung Putih telah memerintahkan kepada Rita Lavelle, pegawai di Badan
Perlindungan Lingkungan, untuk menyimpan dokumen itu dan juga dokumen lain yang
sejenis. Ia muncul di depan pengadilan karena telah merobek dokumen-dokumen dan
dihukum 6 bulan penjara untuk kesaksian palsu dan menghambat keadilan. Seorang
wartawan “Philadelphia Inquirer” telah mengidentifikasi Monsanto sebagai salah
satu raksasa kimia yang sering mengundang Nyonya Lavelle makan siang.
Parade Para Pembuat Polusi Catatan resmi polusi beracun yang terjadi di
industri Amerika, yang dibuat badan Amerika untuk perlindungan lingkungan tahun
1995, menempatkan Monsanto pada posisi kelima pencemar lingkungan dengan
menyebarkan 180.000 ton limbah ke udara, tanah, dan air. (The Ecologist)