Monsanto adalah salah satu penghasil agent orange, suatu defolian (bahan kimia penggugur daun) yang ditebarkan angkatan bersenjata Amerika di hutan-hutan tropis musuh selama perang Vietnam, dari 1962 sampai 1971. Agent orange merupakan kombinasi dua herbisida, yaitu herbisida 2,4,D dan 2,4,5-T. Penggunaan Agent orange dalam perang Vietnam dimaksudkan untuk menghancurkan tanaman dan hutan dalam jangka panjang, dengan demikian mencegah tentara Vietkong bersembunyi dan memperoleh sumber makanan mereka.
Tetapi kenyataannya Agent orange bukan saja menghancurkan hutan dan tanaman. Konsentrasi dioksin yang besar memiliki konsekuensi mengerikan terhadap penduduk setempat: kanker, cacat tubuh, penyakit kulit, dan lain-lain. Diperkirakan 500.000 bayi yang lahir di Vietnam sejak tahun 1960 menderita cacat akibat dioksin. Prajurit-prajurit AB Amerika Serikat juga tidak dapat diselamatkan.
Hanya saja mereka berada pada posisi yang lebih baik dibanding penduduk Vietnam dalam menuntut atas kerugian mereka. Para veteran perang yang mendapat simptom akibat defolian tersebut membawa para pembuatnya ke pengadilan. Monsanto akhirnya harus membayar 45% untuk kerugian total 180 juta dolar yang dibayarkan kepada para veteran oleh tujuh penghasil agent orange. Dalam jawabannya pada dokumen yang dipublikasikan oleh Le Courrier International, Monsanto meminta bahwa proses itu diselesaikan dengan ‘cara damai’ dan terus meyakinkan bahwa tidak ada satu pun pengaruh buruk serius untuk kesehatan yang bisa dihubungkan dengan defolian itu.”
No comments:
Post a Comment